poligami baik poligami buruk
daengrusle February 23rd, 2007
Dato Rukiyah Kebo, (barokallahu alaiha), mendiang ibu angkat saya ketika masih kuliah di Bandung dulu tahun 1998, adalah seorang wanita keturunan bangsawan strata tinggi suku Bugis yang memutuskan menikah dengan tentara asal madura, mendiang Kolonel Sayuti Widjaja. Sang Dato pernah bertutur, ketika memutuskan menikah dengan sang Kolonel, beliau sadar sepenuhnya bahwa sang Kolonel masihlah berstatus suami sah seorang wanita di negeri asalnya Madura. Awalnya beliau menolak pinangan sang Kolonel, karena merasa takut tak mampu menjalani hidup sebagai madu dari wanita sesamanya. Namun ketika membaca surat sang istri pertama yang ditujukan ke beliau, menghaturkan perkenannya bagi sang suami untuk menikah lagi, sang Dato kemudian luluh dan jadilah mereka pasangan suami istri kala itu. Sejak pernikahan sampai kepada kematian mereka, ketiga hamba yang dikasihi Tuhan itu bersama-sama anak mereka hidup rukun dan damai. Mereka menikmati kebahagiaan tersendiri dalam berbagi cinta. Sang Dato, wanita bangsawan itu kemudian meninggal tahun 2000 karena stroke, mewariskan gelar pribadi buat saya, Daeng Kiyo’, yang dalam bahasa makassar berarti Orang yang Memanggil. Tak tahu maksudnya apa. Continue Reading »
Popularity: 10% [?]














