Marhaban!
daengrusle September 11th, 2007
Kembali kita memasuki bulan penuh berkah, kata orang. Bulan yang dengannya kita kemudian berasyik masyuk dengan kesadaran diri akan ke-hamba-an yang sempat terlupakan belakangan ini.
Bukan menahan lapar dan hausnya yang membuat kita menjadi taqwa, tapi kepasrahan kita untuk mengikut dan menyerahkan hasrat kepada yang Maha Memiliki.
Marhaban ya ramadhan. Selamat berpuasa. Mohon maaf lahir dan bathin.
Terlampir puisi dahsyat yang saya copy dari milis panyingkul, disajikan dengan mantap oleh Kak Luna Vidya Dg Sugi, dari tulisan seorang bernama Mazmurnya Nabi Daud Alihassalam.
Mazmur - Daud
Doa di hadapan Allah yang Maha Tahu
Tuhan engkau menyelidiki dan mengenal aku
Engkau mengetahui kalau aku duduk atau berdiri
Engkau mengerti pikiranku dari jauh
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring
Segala jalanku kau maklumi..
Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan
sesungguhnya semuanya telah kau ketahui ya Tuhan
Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku
Dan menaruh tangan-Mu ke atasku
Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu
terlalu tinggi
tidak sanggup aku mencapainya
Kemana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu
Kemana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit :
Engkau di sana
Jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati,
Di situpun Engkau
Jika aku terbang dengan sayap fajar
Dan membuat kediaman di ujung laut
Juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku
Dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Jika aku berkata :
“biarlah kegelapan saja melingkupi aku
Dan terang sekelilingku menjadi malam”
Maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu
Dan malam menjadi terang seperti siang
Kegelapan sama seperti terang.
Sebab engkaulah yang membentuk buah pinggangku
Menenun aku dalam kandungan ibuku,
Aku bersyukur padamu karena kejadianku dahsyat dan ajaib
Ajaib apa yang kau buat
Dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu
Ketika aku dijadikan di tempat tersembunyi
Dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah
Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak
Dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis
Hari hari yang akan dibentuk
Sebelum ada satupun dari padanya.
Dan bagiku betapa sulitnya pikiran-Mu ya Allah, betapa besar jumlahnya
Jika aku mau menghitungnya itu lebih banyak dari pada pasir,
Apabila aku berhenti masih saja aku bersama-sama Engkau.Selidikilah aku ya Allah dan kenallah hatiku,
ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku ;
lihatlah apakah jalanku serong dan tuntunlah aku di jalan yang kekal.
Popularity: 16% [?]
















sama2 daeng, maaf lahir batin juga….. semoga ramadhan kali ini cahaya itu lebih terang.
alur berpikir seseorang memang susah di mengerti, dan mungkin bagi seseorang punya kenikmatan tersendiri. walaupun terkadang, menghadapi diri sendiri juga susah
alah, makin dibuat rumit aja…… maaf lahir batin nah daeng
*mo salam2 dr hostingan baru.
Slamat berpuasa untuk Daeng sekeluarga. Semoga puasanya lancar dan diterima oleh yang di atas. Amin.
ini rumah baruku daeng. mampir ki naNarekko engka warekkadakku nennia pangkaukekku temmakke ade mappurallaloe lao ridi,
sappoku melebbi’e Daeng Rusli, taparajengekka addamppeng. tapodo lolongekki maega barakka’ puasa
(signifikan afdholnya.. kata jimpe) salamakki ma’damalang. sellengku maneng ri indo anatta (cocokji ini istilah?)
sibawa ri anaure gaggaku…
bengkok2 sa rasa lidaku cappo. intinya salama maneng wali2.
daeng..
selamat menyambut Ramadhan nah…?
semoga kita2 semua mendapatkan berkahnya Ramadhan…
maaf kalo ada salah2 kata…
edede, baru blog ta Daeng..
Terimakasih sudah bersilaturahmi. Alhamdulillah saya masih paham artinya, walau tau tahu kalau disuruh membalasnya dengan bahasa ogi juga hahaha..
Selamat berpuasa. Selamat menikmati berkah, selamat meraup hikmah.
Salam dari Singapura,
La JaF Sumange Rukka
Daeng,
adakah cerita-cerita ramadhan yang lain. Bagaimana tarwih di Bkpn?
Ass,permisi nah…kesasar di blog na daeng bagus skali isi na Salam kenal di daeng…Wasalam.