Archive for December, 2007

Rezeki Baru - Terompet Tahun Baru

daengrusle December 31st, 2007

Senja menjelang, merapat ke setiap sudut kota Balikpapan. Senja hari ini adalah senja yang tak biasa, karena disambut dengan bebunyian terompet dan petasan yang silih berganti, dan senyum sumringah anak-anak kecil menyambut tahun yang berganti.

supriadi-menikmati-malam-tahun-baru.JPG

Balikpapan, sebagaimana kota besar lainnya d Indonesia, juga semarak menyambut pergantian tahun. Laki-laki perempuan, anak kecil remaja hingga orang tua punya acara masing-masing menyambut pergantian tahun yang dianggap istimewa. Ada yang mengisi nya dengan bakar jagung, mengunjungi keramaian di pusat kota, atau ada juga yag menghabiskan semalam suntuk di depan TV, menonton acara semarak pergantian tahun yang special dari masing-masing stasiun televisi. Malam tahun baru, sebagaimana malam-malam sebelumnya memang disi dengan hiburan aneka macam.

Terompet Membawa Rejeki
Dalam semarak pergantian tahun, terompet seperti wajib hadir dalam detik-detik menjelang dan sesudah tahun berganti sebagaimana sudah menjadi tradisi setiap tahun, Entah dari mana tradisi ini bermula, yang jelas hingga saat ini jutaan terompet bisa ludes dalam satu atau dua malam menjelang pergantian tahun. Kota dan kampung, menjadi riuh dengan bebunyian dari teompet ini. Tidak ada akan yang merasa gaduh terganggu, karena bebunyiaan itu mewakili keceriaan meninggalkan tahun yang telah dijalani, menggantinya dengan tahun baru yang penuh harapan. Continue Reading »

Popularity: 46% [?]

Buku Pilihanku - 2007

daengrusle December 30th, 2007

Tidak ada sekolah sehebat buku-buku.
Tak ada sahabat sesabar buku-buku.

[M Aan Mansyur; Perempuan, Rumah Kenangan]

buku-pilhan.JPGBuku adalah jendela dunia. Ia ibarat sayap yang menghantar kita memasuki lelorong dunia, lengkap dengan segala rupa pernik pemikiran manusia yang mendiaminya tanpa perlu beranjak terbang meninggalkan kediaman kita. Tidak perlu membuat waktu untuk bertemu dengan para cendekia, ulama, penulis, penyair, bahkan pemimpin yang dijaga ratusan bodyguard, jika hendak menelisik percik perenungan mereka tentang sesuatu yang menarik hati. Pergi saja ke toko buku atau perpustakaan, semua ulasan, enungan dan imajinasi mereka hadir menyapa dan menanti untuk ditelaah, dengan sabar kapanpun waktu tersedia.

Dari sekitar 200 buku yang saya beli sepanjang tahun ini, saya memilihi lima buku istimewa untuk direkomendasikan; terutama karena penting dan berharganya informasi yang diungkapkan dalam buku itu.

Ke-lima buku itu adalah;

1. Manusia Bugis – Christian Pelras, Penerbit Nalar, 2006
Sebagai orang Bugis, dibesarkan dalam keluarga dan budaya Bugis modern, tak elok rasanya kalau tidak memiliki pengetahuan komprehensive tentang Bugis itu sendiri. Mana kala kita kemudian terasing dari pengetahuan tentang asal usul pribadi, maka dengan sendirinya kita tercerabut dari rantai yang menghubungkan ke masa lalu. Untuk apa mengenal budaya masa lalu? Bukan untuk mengulang keusangan yang sudah kuno dan tidak cocok lagi dengan matra kekinian, tapi untuk belajar tentang hal dasar pembentuk masyarakat masa kini. Dan dengan demikian kesalahan yang pernah mencoreng masa lalu tidak akan terulang di masa kini. Untuk memperoleh buku ini termasuk sulitbuat saya, karena hanya pada kesempatan liburan ke Makassar baru saya bisa mendapatkannya. Harga Rp 50,000 untuk buku ini termasuk murah, mengingat betapa komprehensive nya buku ini disajikan, yang berangkat dari puluhan tahun riset di tanah Bugis yang tentu tidak mudah bagi seorang antropolog berkebangsaan Prancis.

Review buku ini bisa dilihat di sini.
- Anhar Gonggong - Kemampuan Menyesuaikan Diri Manusia Bugis
- M Ridwan Alimuddin - Manusia Bugis, Rantau dan Budayanya

Continue Reading »

Popularity: 20% [?]

Kaleidoskop 2007

daengrusle December 29th, 2007

Dari 365 hari yang dilalui sepanjang tahun 2007 ini, tidak semuanya memberi ‘sesuatu’ yang pantas diingat. Bahkan hanya hitungan jari saja hari-hari yang berkesan sampai sekarang. Dalam ingatan sekejap saya, hanya ada lima peristiwa yang saya anggap sebagai memorable moment yang layak dicatat untuk tahun 2007.

1. Forum Cit-Rep Panyingkul dan Kopdar AM di Makassar – Juli 2007
Forum Citizen Reporter Pertama Panyingkul di selenggarakan Puntondo, 8-9 Juli 2007 sungguh merupakan pertemuan berkesan. Baru kali ini kami bertemu muka, berbincang seru, foto bersama, juga melewati satu malam menginap bersama di suatu tempat yang indah nian, yang mana sebelumnya kami hanya bertegur sapa lewat milis dan web panyingkul. Foto-foto dan kegiatan acara dapat dilihat di arsip blog lama ku: Puntondo Special Session. Juga ada dimuat di Panyingkul; Semangat Citizen Journalism di Puntondo. Mudah2an rencana Forum Cit-Rep II yang rencananya di selenggarakan di kepualauan Bonerate pada JUli 2008 bisa terwujud dan saya ikut lagi dunk.

Satu lagi, untuk pertamakali ada tulisanku yang diterbitkan dalam bentuk buku. Makassar di Panyingkul. Dua tulisanku bertajuk Kisah Passompe dari Sempangnge dan Masih ada Pabbalu Lipa yang Akan Lewat di muat di buku ini.

Dalam kesempatan yang hampi bersamaan, saya juga perlu mencatat kesan yang luar biasa saat Kopdar dengan teman2 komunitas Blogger Angingmammiri tanggal 14 juli 2007 dalam acara bertajuk “12 Jam bersama Dg Rusle”. Wah menyenangkan sekali menghabiskan setengah hari bersama mereka. Rangkaian acaranya yang panjang itu sangat menyenangkan; Pre-Kopdar sambil makan malam, Main Bowling, Karaoke di Huppy Puppy, Jualan Kuisi (kue berhadiah puisi) di Losari, Nonton Tayangan Dokumenter dalam Kickstar 2007. Wuih, bergabung dengn komunitas ini membuat saya senang dan meliupakan banyak hal yang berat, he2. Saya sempat memberikan Testimoni- Simpul Keceriaan untuk komunitas ini pd acara Ultah AM tanggal 25 November 2007. Liputan acara ultah AM ini dimuat juga di Panyingkul ditulis oleh Mustamar: Blogger AM, Setelah Setahun.

2. Lomba HUT Kemerdekaan Blogfam - Agustus 2007
Kenapa acara ini berkesan? Jawabannya simpel dan sedikit narsis. Saya ‘kebetulan’ menjadi pemenang dari tiga lomba yang dikompetisikan. Luar biasa kan? he2.
Pemenang Pertama – Lomba Entry Kemerdekaan untuk postingan berjudul Kami (masih) Terjajah Lalat, Tikus dan Lapak.
Pemenang Pertama – Lomba Foto Kemerdekaan untuk foto berjudul Ayo Kawan Habiskan
Pemenang Favorit Ketiga – Lomba Gombal Kemerdekaan untuk postingan berjudul Parsiti, Ingatkan Aku.

Pengumuman Pemenang nya bisa dilihat disini; Pengumuman Pemenang Lomba HUT RI ke 62 - 2007

Hadiahnya seabrek; buku,pin, kaos, domain, dll. Tapi yang paling berkesan adalah buku dan domain+hostingan gratis.

3. Launch Blog dengan domain sendiri http://daengrusle.com - Agustus 2007
Indahnya punya rumah sendiri, gak perlu lagi nebeng dan berteduh di rumah orang lain. He2. Hadiah Lomba Blogfam Kemerdekaan 2007 berupa paket domain dan hostingan dari Qwords bisa mewujudkan mimpi saya memiliki ‘rumah’ sendiri. Ini adalah persitiwa berkesan juga!

4. Maipa Deapati - 14 N0vember 2007
Diantara serangkaian anugerah yang saya peroleh di tahun 2007, tidak ada yang melebihi kesyukuran saya atas kelahiran sang buah hati tercinta: Maipa Deapati Noertika. Anak perempuan saya ini lahir pada 14 November 2007 jam 23.03. Untaian doa untuk kesehatan dan masa depannya, tak henti saya rapalkan. Semoga anugerah memperluas pintu rezeki iman dan ekonomi buat kami sekeluarga, Amin. Semoga ananda Maipa Deapati menjadi cahaya binar benterang di masa depan, menjadi perempuan teladan buat bangsa, agama dan keluarga, Amin!.

5. Angingmammiri Best Blog Award 2007 - November 2007
Pada penghujung November yang sejuk, saya masih saja ketiban rezeki. Kali ini dari rekan-rekan Komunitas Blogger Makassar; Angingmamiri yang memberikan anugerah Best Blog Award Angingmammiri 2007. Penghargaan ini bikin besar kepala, karena selain jurinya blogger-blogger hebat, juga bahwa ini berarti menyisihkan puluhan blogger Makassar yang terkenal jago nulis dan kreatif serta sudah lama malang melintang di dunia blog. Penghargaan ini bener2 bikin besar kepala, lihat saja bannernya di widget samping he2. Thanks teman-teman!

Lima peristiwa diatas adalah peristiwa yang sangat berkesan. Memang ada beberapa peristiwa berkesan lain yang juga sayang untuk dilewatkan. Tapi kadarnya masih dibawah ke-lima persitiwa diatas.

Nah, bagaimana dengan anda?

Kali ini saya mau melempar tag dan pengen mendengar apa isi kaleidoskop 2007 dari dua orang; Ipul dan Rara!

Khusus untuk Rara; Selain tag ini sebagai lemparan balasan karena sebelumnya dah melempar PR kepadaku, saya yakin tahun ini juga penuh dengan peristiwa berkesan buat Rara. Terutama hal paling luar biasa yang dia capai di penghujung tahun ini. Juga buat Ipul Daeng Gassing yang tahun ini mengorbit menjadi penulis panyingkul yang luar biasa produktif! Kerjakan memangmi PR mu cess, he2.

Popularity: 23% [?]

Pilkada Sulsel, Benazir Bhutto dan Aqidah Kekuasaan

daengrusle December 28th, 2007

bunga-layu.JPGSaya bilang juga apa! Tidak ada orang rakus yang insyaf dalam sekejap. Tidak ada orang yang rela berbagi kekuasaan, apalagi kalau sudah merasakan nikmatnya berbaring di istana megah, meski kehormatan sudah tercerabut di lelorong warga, di balik halaman-halaman media.

Nasib Pilkada Sulsel akhirnya harus tiba juga di bawah palu Mahkamah Agung. Pemilihan Gubernur yang sarat dengan perseteruan emosional yang melibatkan harga diri dan kehormatan dua klan besar di ranah Sulawesi Selatan ini dibawa ke mahkamah - yang sampai saat ini pun masih diragukan kredibilitasnya [ lihat tulisan Daeng Marowa: Bagir Manan dan Mafia Peradilan] Dan siapa menyangka, bahwa putusan MA kemudian membuat banyak orang bingung; media, praktisi hukum, politikus, dan terutama rakyat yang punya dua posisi penting; obyek dan korban. Alih-alih menyoroti proses perhitungan suara sebagaimana yang diproteskan oleh pasangan cagub-cawagub Asmara (Amin Syam - Mansyur Ramli), MA malah memerintahkan untuk melakukan pemilihan ulang di empat kabupaten; Bone, Tana Toraja, Gowa, dan Bantaeng. Padahal pasangan Asmara itu hanya mengajukan keberatan atas tiga daerah saja. Sekedar me-refresh ingatan kita, hasil penghitungan suara KPU Sulsel pada 14 November 2007 menetapkan pasangan Syahrul Yasin Limpo/Agus Arifin Nu`mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53 persen, disusul pasagan Amin Syam/Mansyur Ramly (Asmara) 1.404.910 suara (38,76) dan duet Azis Qahhar Muzakar/Mubyl Handaling 786.792 suara atau 21,71 persen. Pasangan Asmara kemudian menggugat penetapan perhitungan suara ini ke Mahkamah Agung.

Pasal 106 UU Nomor 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah, MA hanya bisa memerintahkan penghitungan ulang pilkada, bukan pemilihan ulang. Walaupun ada pasal 104 menyebutkan bahwa bila ada kondisi yang dianggap perlu, MA dapat memerintahkan pemilihan ulang”. Kondisi yang dianggap perlu itu yang mana ya kira-kira, apakah karena ada bisikan petinggi negara, atau ada deal-deal politik yang melatarbelakangi putusan itu, atau apa ? Konsekuensi nya; emosi massa yang sudah diam dan mungkin sudah menerima hasil keputusan KPUD Sulsel itu akan kembali bergelora seperti badai! 

Seberapa besar lagi biaya sosial yang mesti dihabiskan untuk ’sekedar’ pemilihan ulangan ini? Dan ujung2nya, hanya untuk membuktikan bahwa sistem ini memang bobrok? Sekiranya kubu ‘Asmara’ yang menang, maka KPUD Sulsel adalah lembaga rongsokan yang tidak akan lagi dipercayai, dan kalau pihak ‘Sayang’ yang kembali menang, maka Mahkamah Agung adalah pemutus perkara yang amat sangat tidak kompeten!

Emosi, energi massa, duit miliaran, kekacauan birokrasi, hipertensi politik, dan amuk massa para pendukung akan melebur menjadi bencana sosial dengan biaya teramat mahal. Lantas, kalau kemudian pengulangan pilkada dilakukan, apakah ada jaminan bahwa semua pihak akhirnya ikhlas menerima hasilnya? Tentu saja tidak. Perseteruan ini akan berlangsung terus menerus seperti lingkaran setan, karena kenyataan membuktikan bahwa tidak ada satu pun lembaga atau keputusan yang dipercaya punya integritas bersih di negara ini.

Sebaiknya, kita belajar pada pilkada DKI kemaren. Walaupun ada ditengarai banyak kecurangan di lapangan, kandidat Adang Darajatun bersikap satria mengakui kekalahan. Tidak ada tuntutan hukum atau politis atas kekalahannya. Beliau memberi pelajaran berdemokrasi kepada kita semua. Karenanya, semua mengangkat topi setinggi-tinginya kepada beliau. Mari bersikap satria, tidak perlu ngotot untuk menang kalau memang ongkosnya terlalu mahal. Tidak ada kebenaran sejati dari sebuah interpretasi majemuk, hanya ada satu Tuhan saja. Kalau memang kebenaran adalah milik sah kita, biarkan waktu dan mata-masyrakat-banyak yang menilainya. Kekuasaan akan lapuk ditelan masa, kebenaran dan kehormatan tidak.

Tulisan terkait:
Detik: Pilkada Sulsel Diulang di 4 Kabupaten, Pendukung Asmara Puas
Fajar: Drama Pilkada Sulsel Jilid Dua
Arul: Pilkada Sulsel, Mengkambinghitamkan Rakyat!
Adink: Pilkada-Ulang
Elyasa KH: Pilkada Ulang

benazir-bhutto.jpgBenazir Bhutto ‘akhirnya’ terbunuh. Kata ‘akhirnya’ layak kita sandingkan dengan prosesi kematian sang pemimpin wanita itu. Berentetan aksi dan upaya percobaan pembunuhan terhadapnya sudah sering kita saksikan di layar kaca dan lembaran majalah. Siapa yang bertanggungjawab? Belum tahu. Bisa jadi al-Qaeda sebagaimana pengakuan yang dilansir. Tapi tentu pihak yang paling bertanggung jawab adalah pemerintahan incumbent, Perves Musharraf - rezim coup kesayangan Bush! Saya tidak menuduh dan melampaui hukum sebelum ada investigasi, tapi sistem yang korup dan menghalalkan segala cara, termasuk berniat mengampuni dosa korupsi Benazir Buttho di masa lalu, tidak bisa sepenuhnya dipercayai. Apalagi yang bermain adalah para politikus yang sudah terlalu sering mem-palu godam-kan hukum. Lihatlah Ketua Mahkamah Agung dan para Hakim diterungku dengan semena-mena, hanya karena melakukan sikap lurus untuk menegakkan aturan hingga ‘terpaksa’ menentang kekuasaan. Continue Reading »

Popularity: 21% [?]

[Fatwa sesat] Mobilisasi Kemarahan dan Akhlak Kita

daengrusle December 28th, 2007

Akidah adalah sebilah garis yang dingin, sebuah oposisi terhadap kritis. Kita berlindung di balik bayang-bayang kedatarannya. Goenawan Mohammad – Tuhan dan Hal-Hal yang Tak Selesai [hal 36].

Bocah perempuan itu terlihat manis nan lucu dengan jilbab merah muda bermotif bunga melati dan renda bebungaan disekelilingnya, membentuk wajah bersihnya bak kelopak bebungaan berseri jenaka. Lupakan keruwetan hidup dan berpalinglah ke wajahnya yang manis, niscaya yang lahir adalah senyuman. Amin.

Tapi tidak, bukan senyuman yang hadir pada pagi sepenggalah itu. Tangan kecilnya yang halus merengkuh erat lengan sang bunda di pagi bulan Juli 2005. Di tengah pengajian dimana siraman rohani menyejukkan hati ruang dengar jamaah, segerombolan massa yang menganggap diri penganut Islam yang murni-lurus-dan dijamin masuk surga menyeruak memasuki halaman Masjid Mubarak, Parung Bogor, tempat para jamaah Ahmadiyah rutin melaksanakan kajian keagamaan. Wajah-wajah beringas bermata merah memekikkan nama Tuhan dengan sangat lantang dan tegas sambil melempar puluhan batu segenggaman hingga ke ruang pandang sang bocah.

mobilisasi-kemarahan.pngFatwa sesat memahat kebenaran menjadi batang yang kaku dan tunggal. Fatwa ini berpotensi besar menggerakkan massa yang terhimpit masalah hidup, mencari pelampiasan yang heroik dan jihadis atas nama sebuah interpretasi atas kebenaran tunggal. Lahirlah mobilisasi kemarahan. Dan dengan demikian harus ada yang diberi pelajaran. Dan atas nama aqidah yang bersih-kinclong-dan mayoritas, mereka menghukum keyakinan, sesuatu yang rasa-rasanya hanya milik orang pribadi bersama Tuhannya saja.

Saya yang menyaksikan mobilisasi kemarahan ini dari layar kaca tertegun sejenak. Tidak peduli seberapa sesat ajarannya, seberapa banyak jamaah yang dibohongi. Kalaupun terjadi penyimpangan biarkan itu menjadi ranah hukum yang sudah jelas aturan mainnya. Sejenak tegun itu saya sisipkan kepada mata para jamaah, terutama mata bocah yang saat itu juga berteriak histeris tak kalah histerisnya dengan massa yang marah.

Ada apa dengan akhlakul karimah yang hendak kita bangun sebagaimana diserukan dan dicontohkan oleh baginda Rasulullah SAWW? Ada apa dengan pencernaan nurani atas ajaran agama kita? Jangan-jangan memang kita belum sepenuhnya mengenal ajaran agama kita sendiri sehingga Aqidah dan Akhlak menjadi hal yang bisa kita bongkar pasang kapan kita inginkan? Masya Allah.

Dari Anas ra; Rasulullah SAWW bersabda: Sesungguhnya seorang hamba mencapai derajat yang tinggi dan kedudukan yang mulia di hari akhirat karena akhlaknya yang baik walaupun ia lemah dalam ibadah (HR Thabrani, al Targhib 3:404).

Seorang lelaki menemui Rasulullah SAWW dan bertanya, Ya Rasulullah apakah agama itu? Rasulullah menjawab, “(Agama adalah) Akhlak yang baik“. Lelaki itu mengulangi empat kali pertanyaannya dari penjuru yang berbeda; depan, samping kiri-kanan, belakang, tapi dijawab dengan jawaban yang sama “Akhlak yang Baik“. Hingga Rasulullah menoleh kepadanya dan bersabda: Belum jugakah engkau mengerti? (Agama itu akhlak yang baik). Sebagai misal, janganlah engkau marah” (HR Thabrani, al Targhib 3:405).

Popularity: 20% [?]

Resolusi 2008

daengrusle December 27th, 2007

Saya dapet PR dari bu RT untuk membuat Resolusi 2008. Memang, tanpa perlu diminta untuk mengerjakan PR ini, saya memang harus mencanangkan ulang rencana dan mere-posisi koordinat saya di tahun depan. Mudah2an makin disiplin dan termotivasi untuk konsisten melaksanakannya, Amin.

hamba-mahdi.JPG1. Menjadi Hamba-Nya Yang Lebih Baik 
Sudah terlalu sering saya kecewa dengan diri saya sendiri. Resolusi ibadah yang saban hari saya canangkan lebih banyak yang gagal karena kurang disiplin. Motivasi cukup baik, tapi sayang pelaksanaannya tidak konsisten. Padahal sudah banyak ‘warning’ baik dari dalam maupun dari luar diri ini selalu mengingatkan untuk kembali ke tempat dimana saya harus bergerak. Hamba yang baik memang tidak harus berarti melaksanakan ibadah tepat waktu dan konsisten. Tapi itu tetap penting, karena dengan melaksanakan ibadah tepat waktu, konsisten dan fokus maka akan meningkatkan kualitas ibadah dengan sendirinya. Bukankah kuantitas menggiring kepada kualitas? Selain intensitas ibadah, juga hal yang tak kalah pentingnya adalah meningkatkan kualitas akhlak, selain kepada Yang Maha Tinggi, juga kepada sesama. Paling minimal adalah menjaga pikiran, lisan, pandangan, dan tulisan dari hal-hal yang menyakitkan sesama. Selama ini saya banyak berpikir sia-sia dan hasilnya pun sia-sia, kadang juga terlalu kasar dalam memberikan pandangan atau omongan, yang kadang saya sadar malah menyakitkan teman bicara. Itu hal yang buruk sama sekali, tidak ada untungnya. So Tuhan, terimalah saya lagi untuk dididik oleh semua petunjukMu.

Maka, nikmat mana lagi yang akan kau Dustakan? [QS Arrahmaan]

my-lovely-mom.JPG2. Menjadi Anak Yang Lebih Baik
Sudah 31 tahun saya menjadi anak dari dua manusia-baik nan sederhana. Tapi entah kenapa saya merasa tidak pernah berhasil memberikan sesuatu yang membahagiakan keduanya, dan juga diri saya. Mungkin memang banyak hal-hal yang telah saya persembahkan buat mereka, diantaranya kebanggaan sebagai orang tua mengingat beberapa pencapaian saya cukup bisa dihitung lah - dibandingkan dengan beberapa anak yang tidak semujur saya di belahan dunia lain. Tapi saya belum berhasil membangunkan rumah yang indah dan nyaman buat mereka, memindahkan mereka dari rumah di Pannampu yang lingkungannya sudah sangat tidak nyaman untuk ditinggali beliau berdua. Mudah2an di tahun 2008 rumah di Ujungpandang Baru yang saat ini sedang dibangun bisa selesai sempurna, ini dengan catatan kalau saya berhasil mendapatkan pinjaman pembangunan rumah (Home Ownership Assistance) dari perusahaan tempat saya bekerja. Amin! Continue Reading »

Popularity: 11% [?]

Kikod “Pertemanan”

daengrusle December 27th, 2007

Hari ini saya berhasil menginstall plugin matriphe-keycode, atas saran dari bu RT. Thanks bu dokter!

Kikod ini saya pasang karena punya pengalaman buruk dengan para secret and unwanted admirer yang pernah menyerbu salah satu postingan saya dengan komentar-komentar yang gak dimengerti, he2. Akismet Spam-nya Wordpress rupanya tak kuasa menahan laju para komentator spammer itu. Dan jebollah satu postingan itu. Saya akhirnya menghapus postingan berjudul - Pendidikan Kita! yang pernah saya pasang di blog dulu ku. Untuk menghindari para komentator jenaka nan menjengkelkan ini, saya pasanglah kikod - atas petunjuk bu RT yang sudah sukses sebelumnya menjaring para spammer.

blogger-am-bowling.JPG

blogger-am-di-losari.JPG

Kikod yang di setting di blog ku ini adalah deretan nama-nama blogger angingmammiri yang tercantum di link Sosodara saya. Ini penghargaan atas pertemanan maya saya dengan mereka. Juga memberi arti bahwa mereka, para blogger AM itu, adalah pintu masuk untuk merambah blog ku dengan bebas. Karena mereka adalah simbol dari pertemanan yang - insya Allah- tulus tapi jenaka. Maya alamnya, tapi ikatan emosional nya nyata, he2. Thanks a lot.

kopdar_bpp.jpg

Popularity: 17% [?]

[Buku] Rumah Kenangan bernama Perempuan

daengrusle December 23rd, 2007

Review ini dimuat juga di Panyingkul: Perempuan yang Menjalin Seluruh Hidup dan Kenangan

buku-aan.JPG

Judul: Perempuan, Rumah Kenangan
Pengarang: M Aan Mansyur
Penerbit: INSIST Press, Yogyakarta, April 2007
Halaman: xii+186 halaman, 13×19cm

Mengapa Perempuan?
Perempuan dan inspirasi, sepertinya adalah dua hal yang ditakdirkan selalu berkolaborasi – bahkan bagi dunia yang didominasi peran kaum lelaki. Bukan karena setiap manusia dilahirkan dari rahim seorang perempuan – kecuali nabi Adam, tapi perempuan, sesungguhnya adalah pokok tangguh yang menyalakan dan mewarnai kehidupan. Kaum lelaki, hanya perlu membawa bahan bakar dan alat tulis, dan perempuanlah yang akan menyalakan api-mula-hidup, merangkai, mewarnai-menulisi dan mengakhiri kehidupannya. Cerita hidup bisa serta merta berubah dari sedih menjadi gelak tawa dan senyum riang, karena perempuan. Juga sebaliknya, kisah yang diplot bahagia bisa sesegera mungkin menjadi muram durja karena perempuan. Kisah perang Troya, perang Bubat, La Galigo, Caligula hingga sinetron-sinetron yang saban hari merasuki ruang tengah rumah kita hari ini, sudah cukup untuk membuktikan hal ini. Hingga kini, sudah ribuan atau jutaan judul cerpen, novel, film, larik puisi, lagu dan sebagainya yang diciptakan dari pengalaman bathin bersentuhan dengan sosok perempuan.

Mungkin Tuhan pun sampai saat ini masih terpekur terpana mengagumi ciptaanNya ini. Diberitakan – melalui perumpaan – Tuhan pun sampai rela berbagi surga dengan telapak kaki mahluk yang di cap lemah lembut gemulai ini. Namun kemudian secara frontal, beberapa pendeta, pemuka agama yang anti-feminim menciptakan banyak khotbah dan fatwa bodoh nan sesat yang me-reduksi kelebihan perempuan, alih-alih merusak citra perempuan. Padahal, melalui banyak penelitian, perempuan bahkan terbukti jauh lebih tangguh mengarungi hidup dibanding lelaki. Ketahanannya melawan derita, dan juga penyakit, bisa ratusan kali dibanding kaum lelaki. Continue Reading »

Popularity: 15% [?]

Jeblok Busyet Nauzubillah!

daengrusle December 23rd, 2007

Messages:
Biaya akses GPRS terakhir senilai 6733 kbyte adalah Rp 80796

Jeblok ampe nyesel!

kura-kura-dijual.JPGTadinya saya berpikir, as usual, bahwa koneksi internet memakai pc suite nokia N73 ku akan menggunakan jalur 3G sebagaimana settingan awalnya - by default. Setelah tersambung, biasanya akan muncul screen telkomselflash yang akan menampilkan pilihan paket yang diinginkan, dan biasanya saya akan memilih paket As Pay as You Go yang berbandrol Rp 350/menit.

Disinilah kebodohan saya, rupanya screen itu tidak muncul dan saya bisa dengan bebasnya langsung menuju ke blog ku ini. Wah, ada apa nih Telkomsel berbaik hati tidak men-screening dulu akses 3G ku. Tapi ya, emang dasar nasib lagi apes bin goblok. Dikasih akses tol begitu saja, tanpa make mikir2 segala, akhirnya bablas browsing kemana-mana, tapi itupun gak lama. Palingan cuman 5 menit.

Akhirnya, setelah puas menikmati kebaikan hati Telkomsel selama 5 menit nya dipakai, aku coba mengembalikan rasa heran kok bisa akses dengan jalur tol itu? Setahuku, even GPRS pun tidak akan secepat itu [saya pernah komplain betapa lelet nya akses via GPRS, see link ini]. Selesai make, aku check berapa pulsa yang udah terpakai dengan akses itu. Dan akhirnya, dengan terperangah, takjub bercampur rasa nyesel yang setengah mampus, muncul lah message diatas! Rupanya si Telkomsel tidak mengarahkan akses internet ku ke jalur 3G sebagaimana biasanya yang timely basis. Tapi mengarahkan ke GPRS yang biayanya Rp 12/KB. Akhirnya muncullah tagihan nyaris seratus rebon itu! Busyet nauzubillah!

Itu sama harganya dengan dua kotak susu si Mahdi 400gram, atau dua minggu asupan susu nya!

Jeblok bin jebol campur busyet nauzubillah bulan ini, pulsa sia-sia dan nyumpah2 gak bakal akses lagi ke sono!

Popularity: 19% [?]

Surat Cinta untuk Aji-ku

daengrusle December 21st, 2007

Untuk Aji-Makkunrai-ku 

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar dirimu hari ini Aji. Tentu baik, dan semoga iya. Mungkin dirimu sedang masyuk berwukuf di Arafah sana. Semoga kedekatanmu dengan makam Rasulullah SAW memberikan limpahan rahmat dan kebahagiaan di hatimu. Hanya itu yang ingin kudengar; kabarmu yang terbaik, tersehat dan terbahagia. Bukan yang lain. Tak perlu kau jawab langsung Aji, cukup ukir senyum di wajahmu dan ucapkan amin dalam hati, seperti malaikat Tuhan yang setia. Seperti katamu dulu Aji, doa adalah untai kata yang paling tulus dari hambaNya, karena dimohonkan dari hati yang dalam dan lirih, dan tertuju hanya padaNya saja. Tuhan tentu mendengar. Setiap kali ada waktuku menghadapNya, selalu kurapalkan sholawat dan tujuh ayat fatehah untuk sehatmu dan segala yang baik yang dikau perlukan untuk melanjutkan hari yang mungkin terasa semakin melambat.

ajiku.JPGAjiku sayang. Hari ini kucoba singkirkan jauh semua ingatan tentang sakitmu, tulang yang keropos digerus usia. Aku tak ingin mengingatnya, apalagi kutahu dari dokter bahwa sakit itu adalah bawaan karena melahirkan diriku dulu. Perih seperti jarum yang ditusukkan ke belulangmu itu selalu membuatmu menangis, seperti menghadirkan kenangan perih di malam kau menghantar tubuhku keluar dari sulbimu. Aku tak ingin mengingatnya Aji, karena kenangan itu hanya melahirkan sembab di mataku, dan juga perih di dadaku. Biarkan ia menjadi sesal yang kini kucoba tebus dengan apapun asal bisa menghadirkan sejuta senyum di wajahmu yang kini ramai dibalut keriput, mengisi sepi mu di usia senja.

Aji, ku tahu duniamu hanyalah dunia dengan keterbatasan seorang ibu. Tentu dunia yang tak lebih luas dari dunia anak-anakmu. Ketika anak-anakmu menggapai dunia dan menyusuri negeri-negeri nun jauh; engkau mungkin hanya diam termangu mendoakan kami di duduk sila mu, sambil memilin benang dan manik-manik di jemari renta mu, tanpa tahu negeri apa gerangan yang telah mengangguk hormat pada anak-anakmu di benakmu. Hanya keselamatan dan kenangan masa kecil kami yang kau hamparkan sebagai kota kecil di dalam surga impianmu. Continue Reading »

Popularity: 12% [?]

Next »