Ahmadiyah: Muhammad Nabi Terakhir, Mirza Ghulam Hanya Guru

daengrusle January 15th, 2008

Saya kira kasus ’sesat’nya berakhir sudah

Tidak perlu lagi ada kemarahan dengan teriakan menyebut nama Tuhan Yang Agung sambil melempar rumah ibadah mereka dengan mata amarah.

Mari kembali merangkul kembali mereka sebagai saudara…:)

baca juga: [Fatwa sesat] Mobilisasi Kemarahan dan Akhlak Kita

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/15/time/120445/idnews/879171/idkanal/10

Selasa, 15/01/2008 12:04 WIB
Ahmadiyah: Muhammad Nabi Terakhir, Mirza Ghulam Hanya Guru

Jakarta - Gelombang protes terhadap Ahmadiyah masih berlangsung di daerah-daerah. Namun, Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) telah meluruskan dan mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah nabi akhir zaman. Sedangkan Mirza Ghulam Ahmad, yang selama ini disebut-sebut sebagai nabi, menurut JAI, hanyalah sebagai guru.

Penegasan sikap JAI ini disampaikan Ketua Pengurus Besar JAI Abdul Basit dalam jumpa pers di Bayt Al Quran, Balitbang Departemen Agama (Depag), Kompleks TMII, Jakarta Timur, Selasa (15/1/2008). “Kami adalah bagian dari Islam,” kata Basit.

Selama ini Ahmadiyah diprotes dan diserbu oleh sebagian kaum muslim akibat ajarannya yang menolak Muhammad SAW sebagai nabi terakhir (khatimul anbiyaa’). Ahmadiyah mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabinya. Ini tercermin dalam syahadat yang mereka ucapkan.

Karena itulah, sejumlah kalangan meminta agar Ahmadiyah dibubarkan. Bila tidak, Ahmadiyah diminta untuk membentuk agama sendiri di luar Islam. Selama ini, ajaran-ajaran Ahmadiyah yang menolak Muhammad SAW sebagai nabi terakhir ini sudah bukan menjadi rahasia lagi.

Namun, Abdul Basit mengklarifikasi masalah ini. Dia meminta masyarakat untuk tidak salah paham. Untuk mengklarifikasi masalah ini, JAI mengeluarkan 12 pokok keyakinan Ahmadiyah yang dibacakan dalam konferensi pers.

Dari 12 pokok keyakinan itu, yang paling menarik adalah butir 1, 2, dan 3, yang isinya sebagai berikut:

1. Kami warga Jemaat Ahmadiyah sejak semula meyakini dan mengucapkan dua kalimah syahadat sebagaimana yang diajarkan oleh Yang Mulia Nabi Muhammad Rasulullah SAW, yaitu Asyhaduanlaa-ilaaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasullulah, artinya: aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah Rasulullah.

2. Sejak semula kami warga jemaat Ahmadiyah meyakini bahwa Muhammad Rasulullah adalah Khatamun Nabiyyin (nabi penutup).

3. Di antara keyakinan kami bahwa Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang guru, mursyid, pembawa berita dan peringatan serta pengemban mubasysyirat, pendiri dan pemimpin jemaat Ahmadiyah yang bertugas memperkuat dakwah dan syiar Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW.9. Kami menyatakan bahwa setiap masjid yang dibangun dan dikelola oleh jemaat Ahmadiyah selalu terbuka untuk seluruh umat Islam dari golongan manapun.

9. Kami menyatakan bahwa setiap masjid yang dibangun dan dikelola oleh jemaat Ahmadiyah selalu terbuka untuk seluruh umat Islam dari golongan manapun.

Butir ke 9 ini juga merupakan klarifikasi atas informasi yang beredar di masyarakat bahwa Masjid Ahmadiyyah terlarang untuk umat non Ahmadiyah.

Dengan 12 pokok keyakinan itu, Ahmadiyah telah berubah. Mengapa berubah? Basit tidak menjelaskan dalam konferensi pers itu. Hanya saja Basit menyatakan bahwa sejak semula Ahmadiyah meyakini dan mengucapkan kalimat syahadat sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad.

Yang jelas, keluarnya 12 pokok keyakinan Ahmadiyah ini setelah JAI melakukan tujuh kali dialog dengan Balitbang Depag sejak September 2007 lalu. ( asy / nrl )

Popularity: 35% [?]

There are 4 Comments for
    “Ahmadiyah: Muhammad Nabi Terakhir, Mirza Ghulam Hanya Guru”

  1. Inaon 15 Jan 2008 at 4:36 pm

    *keycode dgn nama sendiri

    Vertamaaxx…!

    perbedaan kadang indah jika disikapi dgn kedewasaan. :D
    *halah

  2. Isaon 17 Jan 2008 at 12:05 am

    Pernyataan ini sebenarnya sudah lama dilaksanakan oleh para pengikut Ahmadiyah, cuman yang terekspos di Media adalah yang aneh-aneh dan yang berbau anarkis. Dan yang digembar-gemborkan adalah kata “sesat” bukan “persaudaraan”, “Kesatuan”, “perdamaian” dlll….

    Ahmadiyah sebenarnya sudah tumbuh di Indonesia sejak 1925 dan berjalan berdapingan dengan ramah bersama Muhammadiyah (berdiri 1912). Bahkan Amin Rais dalam pertemuannya dengan Pemimpin Ahmadiyah yang berkunjung ke Indonesia menyatakan: “Kita ini seperti saudara tua dan saudara muda” (2000)

    Itulah salah satu buktinya…

    Namun semenjak MUI berdiri dan memfatwakan kafir, sesat dan diluar Islam, saudara kita Ahmadiyah justru mendapat intimidasi dari berbagai pihak. Bahkan mendapat penganiayan, penyegelan dan perusakan tempat Ibadah. Padahal dahulu Ahmadiyah selalu hidup rukun dan TIDAK PERNAH berbuat anarkis. Seakan-akan merupakan musuh bebuyutan umat Islam.

    Patutkan usaha baik saudara kita Ahmadiyah [yang selalu menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia ini] dibalas dengan tindakan-tindakan yang menyakitkan?

    Isa’s last blog post..Hasil Rapat Bakorpakem

  3. Adinkon 12 Feb 2008 at 10:12 am

    buat tambahan info silahkan meluncur ke http://harry.sufehmi.com/archives/2008-01-09-1576/
    Semoga mencerahkan
    :D
    Adink’s last blog post..Selamat Jalan Pak Harto

  4. ariefon 22 Mar 2008 at 9:32 pm

    Jemaat Ahmadiyah adalah sebuah sebuah komunitas muslim internasional yang ajarannya mengikuti Al Quranul Karim dan Sunnah Nabi Muhamad SAW, dari sejak awal didirikan oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad, Ahmadiyah mengemban misi ” Yuhyyidina Wayuqimussyariah”

    Sebagai bukti, sekarang Ahamdiyah tersebar hampir di 180 negara dengan pengikut hampir 200 juta orang di seluruh dunia, mempunyai misi menerjemahkan Al Quran kedalam 100 bahasa (bukan Tadzkirah lho… seperti yang dituduhkan) dan mempunyai chanel televisi muslim pertama di dunia yang bernama Muslim Television Ahmadiyya (MTA) yang 100% isinya mengajarkan tentang akidah Islam dan keagungan Nabi Muhammad SAW sebagai Khatamul Anbiyya.

    Jadi, kepada semua umat muslim yang ada di Indonesia saya mohon untuk tidak terpancing oleh provokasi-provokasi yang menyesatkan sepert :MUI, FUI dsb. mendingan sebagai warga negara yang beradab dan muslim yang baik carilah informasi yang sebenarnya kepada sumbernya.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Comment, please?

mamie