ini seperti janji

daengrusle January 16th, 2008

ini seperti janji
::rara

nelayan dan dua anaknya menggapit sampan di tepian telaga
sampan yang terbelah pada lunasnya,
cadik yang patah dan layar sobek sisa badai

dongengkan aku tentang badai semalam, wahai nelayan

aku tak hendak memaki badai, jika itu yang kau inginkan
tapi biarlah aku sedikit bercerita tentang ambang
tempat dimana sungai berhenti mengalir
dan danau menahan rindu di tepiannya,
pada laut

dia bertanya, sambil mengelus dayung yang patah
sudahkah kau mengenal ambang?
seperti membaca dirimu sendiri
mungkin laksana bercermin, menelisik setiap gurat yang terbentuk
dan menghitung rerambut yang lepas tak kau sadari

ambang adalah saat dimana jam berhenti berdetak
waktu menjadi hilang, tiada bernafas
saat itu dimana kau kira akan berada?

kauberada diantara yang kau kasihi
ini seperti janji, lihatlah!

apa itu badai, nelayan bijak?

jangan pernah memaki badai
ia liar-besar-angkara hanya di sangkamu
tapi sesungguhnya hanya berdiam pada
ruang kecil-sempit-remeh dihatimu

ia hanya perlu ruang kecil di hati nan sempit
tapi orang-orang sempit menggenapi hatinya dengan sangka yang membesar
dan dibiarkan hingga menjadi angkara
tapi lihatlah, bukankah selepas itu ia hilang sirna
dan hanya membekaskan remah yang temeh

ingatlah, hatimu luas
kauberada diantara yang kau kasihi
ini seperti janji, lihatlah!

Popularity: 27% [?]

There are 9 Comments for
    “ini seperti janji”

  1. raraon 16 Jan 2008 at 6:16 pm

    pertamax!

    wow.. *tersipu2*
    dibikinin puisi ka.. :D

  2. Inaon 16 Jan 2008 at 6:46 pm

    saya juga mau :(
    masa saya nda menimbulkan inspirasi sama sekali.

    *keycode nama sendiri

    Ina’s last blog post..AM’ers nampang on Makassar Terkini.

  3. Doohanon 16 Jan 2008 at 10:28 pm

    Wow…. senang sekali bisa menemukan blog ini, inspiratif banget…
    salam kenal kenal dari west timor, kota karang kupang.

    Doohan’s last blog post..SELAMAT PAGI PAK HARTO

  4. arham_kendarion 17 Jan 2008 at 3:48 am

    tapi orang-orang sempit menggenapi hatinya dengan sangka yang membesar

    mantap mentong tawwa.. ;D

    arham_kendari’s last blog post..Orde Baru

  5. n.t.a.non 17 Jan 2008 at 2:09 pm

    *awah dapat linda :P*

    waaah… bu eRTe ketiban duren juga
    uuh… manisnya :)

  6. Ipulon 18 Jan 2008 at 5:40 pm

    tawwa…ada puisinya untuk Rara..
    pasti pipinya jadi merah jambu tuh…:P

    eh, cara bikin puisi tuh begimana ya..?, mo tongka bikin..tapi ndak pernah bisa…:(

    Ipul’s last blog post..Balada si Benyamin

  7. venuson 21 Jan 2008 at 10:45 am

    rara? dari atau untuk nih? wuaaahhh…..

    venus’s last blog post..world’s no. 1 killer

  8. erweenon 22 Jan 2008 at 6:48 pm

    wah daeng pintar berpuisi ya,lam kenal da mampir ke blog erween

    erween’s last blog post..Refleksi Nge-Blog

  9. putryon 08 Feb 2008 at 9:37 am

    daeng… saya lagi jatuh cinta….
    blog yang selama beberapa bulan tidak tersentuh karena sibuk nyari sesuap nasi, akhirnya terjamah lagi,
    bisakah saya dibuatkan sebuah puisi yang menggambarkan suasana hatiku ….?????

    putry’s last blog post..Bila Rindu ini datang…

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Comment, please?

bisot