Sejatinya adalah Romantisme
daengrusle January 16th, 2008
Romantism:
:: intan baiduri
pada tigabelas ketukan sitar di tepi malam yang senyap
ada rembulan meliukkan siluet senyum dan tangis
menghantar aku pada diam yang hinggap
di satu noktah waktu - kenangan
sepuluh malam lalu dirimu menggantang kenangan
menyaring bulir dan remah kisah yang tak sempat dihapus waktu
mata yang risau mencari sebulir kecup
yang pernah disapukan pada ribuan jenak yang pasrah
memaku dirimu teronggok pada rana, dan kedinginan
dulu sekali, - kau menamakannya masa yang merindu
pernah kaupinjamkan buku bersampul romantis
bertulis lewat lirik dan senyum seperti sawo yang ranum
bercerita tentang masa yang kusebut ‘gairah yang menanti’
sebuah euforia yang disajikan terlalu dini, mungkin
dan aku menganggapnya seperti bulir padi yang ditanak
buku, yang mampu menceritakan romantis pada sampulnya itu
kau pinta pada saat yang dini, juga
euforia yang memintal gairah di dalamnya seketika layu
terbang dan terbuang, tak sempat menjelma kain yang hangat
hanya menjadi rajutan mimpi
yang kini mesti kukejar kembali
kembali?
maaf, mungkin tidak lagi
aku sudah menjelma
mawar bertatahkan intan
wangi, kokoh dan juga berduri!
pasir ridge, 16Januari2008
end
Popularity: 26% [?]














Hmm..lagi-lagi, Daeng Rusle membuat hatiku gerimis disiang yang sangat terik. Thanks Daeng! Tapi ngomong-ngomong, kapan nih saya dibuatkan puisi?
amril’s last blog post..BLOG KOMPILASI WAWANCARA
trus kapan sa dibuatkan juga puisi?
kekekeke..
*kabur
tak adakah yg berbaik hati membuatkan diriku puisi juga?
*mupeng
Ina’s last blog post..AM’ers nampang on Makassar Terkini.
*igh, giliran om dey :D*
makasih daeng untuk puisinya yang (sekali lagi saya bilang) indah
haduuh kehilangan kata
saya tidak sangka catatan kecil tak berarti itu bisa menginspirasi seseorang seperti kita’
makasih makasih
-dansayabenarbenartersanjung-
n.t.a.n’s last blog post..Intan : Sejatinya adalah Romantisme