Lembar Hidup

daengrusle February 9th, 2008

Lembar pertama hidup ini berisi sebuah tanda tanya besar diatas sebuah halaman kosong putih polos.
Berbekal tanda tanya ini, manusia mengexplorasi hidup dengan penuh gairah, ingintahu, ingin kenal
Tanda tanya yang kemudian beranak pinak menjadi tanda tanya yang lain,
perlahan memenuhi seluruh halaman depan dengan aneka macam tanda seru - mana kala jawaban telah ditemukan.

Lembar kedua, ketiga dan seterusnya adalah lembar-lembar tanda seru, tanda kutip, tanda hubung.
Lembar yang terisi dengan tawa, muram atau bingung akibat banyaknya tanda tanya di awal lembar,
mencoba mencari jawaban yang didasarkan pada kontemplasi; hasil rasa ingin tahu.

Lembar terakhir, umumnya adalah lembar kegelisahan. Gelisah, karena kita tak sering menemukan jawaban benar.
Karenanya kemudian diisi lagi dengan tanda tanya besar.
Sejauh mana kita berhasil menemukan jawaban yang benar? seberapa besar keyakinan kita akan benar dan salah itu?

Orang yang mengisi lembar hidupnya dengan rangkaian; tanya, seru dan diakhiri gelisah adalah orang biasa.
Mereka yang memandang hidup hanya sekali, dan karenanya hanya untuk menyelesaikan satu kali hidup itu saja.

Jika memungkinkan, tak perlu lembar hidup diakhiri dengan gelisah.
Lebih elok mengakhiri lembar hidup dengan satu kata saja; puas atau lebih alimnya: Syukur.
Kepuasan dan kenyamanan bisa mengenyahkan gelisah itu.
Bukankah Tuhan berseru sekian kali:
Nikmat mana lagi yang akan kau dustakan?
Semoga bersyukur terus. Amin

Popularity: 38% [?]

There are 2 Comments for
    “Lembar Hidup”

  1. amrilon 10 Feb 2008 at 4:40 am

    Amin Daeng. Mudah-mudahan kita semua termasuk golongan orang-orang yang bersyukur atas nikmat dan karunia dari Allah SWT. Sebuah kontemplasi yang mencerahkan.

    amril’s last blog post..BLOGGER MAKASSAR GELAR KEGIATAN DI “BULAN KASIH SAYANG”

  2. karengislaon 10 Feb 2008 at 11:46 am

    semoga lembar paling akhir adalah khusnul khotimah……..

    karengisla’s last blog post..Pengendalian Biaya Operasional Housekeeping

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Comment, please?

amril