[Sanjak] Supaya tetap ada yang bangun

daengrusle May 9th, 2008

tidak ada perhentian di dunia ini sebenarnya,
kalo merujuk ke Heraclitus (540SM) dari Miletus, alam ini, termasuk isinya adalah sekumpulan turbulensi abadi…semuanya bergerak dan dengan demikian berubah…

yang ada dianggap diam hanyalah konstanta bilangan…itupun masih akan selalu direvisi…
nah bukankah revisi adalah juga manifestasi ketidakberhentian…?

supaya tetap ada yang bangun
::

sehabis melarung arung yang bertarung dalam sarung di benak
tiba saatnya menelungkup belikat pada diam yang ditanak,
sedikit saja, dan tanak yang gelisah kita angkat menyalak
bangun, setegap saja, kita bisa toreh semua gairah yang tertalak

bukan kita sebangsa manusia kalau dipaku mati pada penat
sebab gairah tidak pernah henti menampar kuat
di kepala, jantung dan hati kita sama rekat erat
bahwa semua waktu adalah saat kita menghitung semangat

supaya tetap ada yang bangun, kawan
tidak untuk menunjukkan aku kita kepada lawan
hanya sekedar bersyukur pada diri dan sang maha rahman
bahwa tetap bahagia memegang amanah hingga di akhir jalan

pasir ridge, di tengah penat…
May 09, 2008

Popularity: 62% [?]

There are 9 Comments for
    “[Sanjak] Supaya tetap ada yang bangun”

  1. naon 12 May 2008 at 4:30 pm

    keycode : mappe

    kenapa dii’ sa selalu tidak bisa memaknai puisi
    selalu ja mereka2 apa kira2 ya maknanya?
    apa karena selaluka berusaha maknai secara harfiah? apa gimana yak? :D
    na’s last blog post..Rumah Baru

  2. daengrusleon 12 May 2008 at 4:39 pm

    @nanie
    puisi itu bentuk lain dari bercerita…sa kira ndak ada makna khususnya, sama ji dgn baca komik dll..
    :)

  3. JeNgKoLHoLiCon 16 May 2008 at 11:21 am

    Maafkan daku yang agak gak ngerti (baca:bodoh) ini. he He He .., yang benar penulisanya sanjak atau sajak ??. Kasi penjelasan pls …

  4. wahyoEon 17 May 2008 at 7:55 am

    ass..
    puisi/sanjak/sajak/ atau apapun judulnya adalah kata2 indah sarat makna. artinya bisa bermacam2.tergantung pengalaman visual,
    lingua, dan vocabulary otak…
    terkadang kata2 itu muncul ditengah penatnya pasir ridge (padahal disana lansekapnya bagus2 dg.)

    wassalam

  5. Ismail Aminon 17 May 2008 at 6:20 pm

    Syukran Daeng telah membangunkan…..
    semoga lebih banyak lagi orang-orang yang terbangun….

    Ismail Amin’s last blog post..Buku dan Orang-orang Besar

  6. ndyon 23 May 2008 at 1:22 pm

    Ketika segunung ego membumbung.
    Kutemui abjad menjadi sajak kau sambungsambung.
    Tersungging aku lalu tersinggung,
    Aku, renung..

  7. obyon 26 May 2008 at 9:39 am

    Asslm…wr wb, senang kenal orang Balikpapan yang suka nulis, tulisannya bagus2, kapan2 ajarin y….

  8. ARSon 26 May 2008 at 10:09 am

    Mantabb..!! :D

  9. Sarason 29 May 2008 at 11:16 pm

    Subhanallah.. Pusisinya oke bang Ruslee ^^v

    Maaf baru bisa mampir sekarang..

    Kapan nih kita ngajar lagi??

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Comment, please?

adink