Archive for the 'Photo' Category

[narsis] Menang Lomba Puisi dan Foto

daengrusle April 4th, 2008

Hm, hari ini saya menang dua kali. Dalam ajang lomba Menulis Puisi dan Lomba Fotography di kantor dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, saya bisa dapet dua penghargaan;

Juara 1 di Lomba Menulis Puisi untuk Bermimpi di Gubuk Kardus - yang pernah saya posting di blog ini dgn judul Kepada Siapa Kemudian Mereka Berpaling?
Juara 3 Lomba Foto yang bertema Ukhuwah dan Keteladanan untuk foto dibawah ini.
berbagi-rezeki-berbagi-kuasa.JPG

Hadiahnya lumayan, voucher belanja di Matahari, he2. Mahdi dan Maipa bisa dapat baju baru lagi neh, atau buat Bapaknya saja…hehehe.

Alhamdulillah.

Popularity: 100% [?]

Some pieces from the past

daengrusle March 21st, 2008

A picture worths a thousand words - sebuah gambar bisa dalam seribu kekata. Ya, terutama sekiranya gambar-gambar itu memiliki sejuta kenangan yang dicercah dari rangkaian hidup pelakunya.

Di bawah ini adalah beberapa gambar yang diambil dari album lama keluarga kami. Betapa dulu keadaan jauh lebih bersahaja, tapi menyenangkan melewatinya bersama.

pic054

Foto: Kakenda La Ompeng bersama menantunya: Hj Hasna, Hj Singke dan anaknya - HM Tiro. Foto sekitar awal 1980-an. Lokasi: Sengkang(?) Continue Reading »

Popularity: 61% [?]

New Snookerer from Balikpapan

daengrusle March 20th, 2008

mahdi main bilyard serius

Berawal dari keseringan menonton program olahraga di StarSport atau ESPN, Mahdi jadi keranjingan permainan yang ada bola nya, terutama bilyard. Setiap ada program siaran kompetisi bilyard, dia pasti akan terpaku menatap bola-bola kecil itu berhamburan ketika dihunjam stik dari pemain bilyard profesional. Mahdi rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menikmati permainan ini. Sekiranya acara ini kemudian berakhir, maka dia akan menangis sekeras-kerasnya karena merasa masih pengen menikmatinya.

Pada setiap kesempatan berjalan-jalan ke Mall - baik ke BC atau Ramayana Rapak, maka matanya akan berkejaran dengan semua pernik bola-bola. Minggu lalu, pada akhir pekan kebetulan kami sekeluarga berjalan-jalan ke BC, rupanya matanya yang bulat itu menemukan mainan bilyard mini di stand mainan Matahari. Tak ayal, mainan itu langsung ditarik dan dibuka nya! Mahdi kemudian memainkan bilyard itu tepat di tengah mall. Beberapa pengunjung dan sales Matahari tersenyum-senyum menyaksikan polah si Mahdi ini. Sampai di rumah, mainan ini menyita hampir tiga harian jam bermainnya. Mudah2an saja ini adalah bakat yang bakal diusung terus sampai jadi pemain profesional! Amin. Continue Reading »

Popularity: 58% [?]

Masih Sempat Kopdar AM di Jakarta

daengrusle February 10th, 2008

 air-mancur-bunderan-hi.jpg

Masih dalam suasana sedikit ngilu perasaan karena kakak tersayang yang terbaring sakit di ICU RS Meilia Cibubur, saya coba me’nenang’kan diri dengan bertemu rekan-rekan member Komunitas Blogger Angingmammiri yang ada di Jakarta.

kopdar-jakarta-10feb08.jpg

Kebetulan juga, alhamdulillah kondisi kakak saya dr. Rusdiana agak membaik dan sedang dalam fase pemulihan fisik dan terutama psikis - karenanya kontak dan komunikasi dengan keluarga malah diminimalisir untuk menjaga kestabilan emosi. Saya coba berlibur dan pesiar ke Jakarta, juga dalam rangka kongkow dengan teman2 AM.

Tempatnya di Kedai Pelangi, rumah makan yang menyajikan hidangan khas Makassar; nasi goreng merah, mie kering, coto, jalangkote, pallu butung etc. Letaknya di Jalan Wahid Hasyim belakang Sarinah, berjarak sekitar 100 meter dari Warung kopi Phoenam yang terkenal itu. Saya pesan nasi goreng merah ikan asin, soale sudah lama rasanya tidak makan nasi goreng khas Makassar yang biasa dijual di selasar pantai Losari sebelum tergusur. Continue Reading »

Popularity: 61% [?]

Upcoming Maestro! All about talent and hard practices!

daengrusle February 2nd, 2008

Proses menjadi seorang maestro seni tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Kreatifitas yang bersumber dari karakter personal dan kecerdasan menggali inspirasi tidaklah diturunkan serta merta seperti rintik hujan - dan kita tinggal menampungnya dalam perigi.

Bakat, adalah pemberian Yang Maha Kreatif. Manusia yang mendapat “gift” tersebut, kemudian memolesnya dalam suatu disiplin latihan dan kerja keras yang tidak setengah-setengah. Maestro lahir dari dua kombinasi tersebut; bakat dan latihan.

Proses lahirnya seorang maestro juga tidak secepat membangun Prambanan - semalam saja. Tapi ia lahir dari proses yang tekun dan lama, dan tak jarang membuat frustasi - menjadi rorokeng, layu sebelum menjadi. Maestro membutuhkan kesetiaan pada waktu; lama dan penuh kesabaran.

resize-of-pameran.JPG

Kalau Michaelangelo membutuhkan media langit-langit Basilika Santo Petrus di Vatikan, dan Donatello, Rafael, serta sang legenda Leonardo da Vinci membutuhkan kanvas, maka Mahdi Muthahhari, the next maestro ini membutuhkan dinding-dinding rumah kontrakan sebagai media pelampiasan kreatifitasnya. Dan perjalanan menjadi Maestro sungguh telah dijejak sejak sebelia ini.

memlihi-aliran-abstrak.JPG

Aliran apa yang dipilih oleh maestro belia ini? Menurut analisa seorang kurator amatiran, Mahdi Muthahhari sesungguhnya telah memilih aliran abstrak yang cenderung surrealis. Komposisi bentuk kurva yang dipadukan oleh warna yang ragam namun tetap dalam harmoni membentuk karya yang berkarakter kuat. Walau terkadang menjadi sulit untuk mencerna makna lukisannya - sebagaimana umumnya lukisan abstrak - namun kita akan digiring pada rasa bahagia ketika menikmati lukisan-lukisan ini.

Tak peduli, apakah di penghujung tahun, sang pemilik Gallery (baca: pemilik rumah) menghargai karya seni ini dengan biaya tinggi atau kalau lagi apes, malah tuntutan ganti rugi!

Wallahu ‘alam bis-showab. Hanya Yang Maha Kuasa yang tahu. Klik untuk melihat proses kreatif nya: Continue Reading »

Popularity: 82% [?]

[Foto] Terik di Pusat Balikpapan

daengrusle January 11th, 2008

Di suatu waktu di penghujung tahun,
kucoba mengeja geliat kota minyak yang sedang dilanda sakit krisis energi.
Sepanas apa ia di pusaran
ataukah hanya sehangat dedaun yang didera asap ribuan knalpot?

Topi hitam,
bersama kamera yang setia menemani kala mata mulai lupa merekam waktu
di pusat kota ini, kurebahkan diri mencari pojok yang sejuk
dan menata bangunan laksana arkitek mencari bentuk yang paling klop

tapi tidak, saya hanya menemukan bangunan-bangunan tinggi menjulang
sedikit pongah, dan menantang untuk dikuliti.
selepas menghantar sang penyapu yang acuh dibilas kamera
saya berjalan menghampir pantai yang berubah menjadi ladang crane-tower
pantai yang dulu tempat kanak-kanak hitam dan ceria itu berenang
kini dibungkus seng aneka warna, dan dijaga satpam yang pura-pura sangar

kususuri jembatan mewah yang melintang riang diseberangnya,
inilah kiranya titian kebanggaan warga
ketika terakhir kudatangi kota ini, dua tahun silam,
jembatan ini hanya sebatas mimpi
kini dia menjelma menjadi konektor dari segala penjuru
menjadi tanda bahwa Balikpapan sebentar lagi dewasa
sama seperti kota lainnya, yang sudah digulung peradaban
dan tak lupa bencana yang silih berganti

ini lah hasil jepretannya:
 bc-yang-terik.JPG
Photo-1: BC Yang terik. Lanjutkan untuk foto-foto lainnya: Continue Reading »

Popularity: 48% [?]

Rezeki Baru - Terompet Tahun Baru

daengrusle December 31st, 2007

Senja menjelang, merapat ke setiap sudut kota Balikpapan. Senja hari ini adalah senja yang tak biasa, karena disambut dengan bebunyian terompet dan petasan yang silih berganti, dan senyum sumringah anak-anak kecil menyambut tahun yang berganti.

supriadi-menikmati-malam-tahun-baru.JPG

Balikpapan, sebagaimana kota besar lainnya d Indonesia, juga semarak menyambut pergantian tahun. Laki-laki perempuan, anak kecil remaja hingga orang tua punya acara masing-masing menyambut pergantian tahun yang dianggap istimewa. Ada yang mengisi nya dengan bakar jagung, mengunjungi keramaian di pusat kota, atau ada juga yag menghabiskan semalam suntuk di depan TV, menonton acara semarak pergantian tahun yang special dari masing-masing stasiun televisi. Malam tahun baru, sebagaimana malam-malam sebelumnya memang disi dengan hiburan aneka macam.

Terompet Membawa Rejeki
Dalam semarak pergantian tahun, terompet seperti wajib hadir dalam detik-detik menjelang dan sesudah tahun berganti sebagaimana sudah menjadi tradisi setiap tahun, Entah dari mana tradisi ini bermula, yang jelas hingga saat ini jutaan terompet bisa ludes dalam satu atau dua malam menjelang pergantian tahun. Kota dan kampung, menjadi riuh dengan bebunyian dari teompet ini. Tidak ada akan yang merasa gaduh terganggu, karena bebunyiaan itu mewakili keceriaan meninggalkan tahun yang telah dijalani, menggantinya dengan tahun baru yang penuh harapan. Continue Reading »

Popularity: 46% [?]

Maipa Deapati

daengrusle November 16th, 2007

maipaku-2.JPG

Sekedar mengabarkan berita dan membagi rasa bahagia kami, juga
berharap doa dan restu tulus dari rekan semua.

Alhamdulillah, telah lahir anak ke-2 kami, seorang putri cinta bernama
MAIPA DEAPATI NOERTIKA, malam tgl 14 Nov 2007, atau 4 Dzulqaidah
1428 jam 23.03 WITA di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, dgn bantuan Dr Bisma, SpOG.

Berat lahir 2,85kg, panjang 49cm. Proses normal dan mudah,
alhamdulilah. Saat ini kondisi ibu dan anak sehat wal afiat.

Mhn doanya. Foto dibawah dengan Pejuang ku with her baby! Saya ikut menyaksikan detik2 perjuangan My Lovely wife mengarungi samudera hidup itu. Luar Biasa!

maipa-dan-mama.JPG

Berikut adalah Sanjak Hadiah keLahiran dari Kak Lily Yulianti - Panyingkul;

Ruslee,
ini sajak yang ditulis farid sewaktu fawwaz lahir 9 tahun lalu. Telah saya gubah jadi lagu dan kadang dinyanyikan secara terbatas di rumah kami.

Hari ini, saya persembahkan untuk Anakda Maipa Deapati:
(nada dasar A (alias nada apasaja hehehe))

tangismu, anakku
tangismu, apa yang hendak kau katakan?
cintaku akan melindungimu

seperti juga melindungi ibumu
yang tergolek-lunglai-manja
seusai melewati samudera
yang tak pernah terbayangkan
bagi para lelaki

tangismu yang pertama, anakku
apa yang ingin kau sampaikan?
dunia begitu tak menentu
tak bisa kujanjikan kebahagiaan
hanya kasih sayang
seperti matahari
setia menyentuh bumi
ingin menyentuh hatimu

Foto-foto lainnya, silahkan diteruskeun: Continue Reading »

Popularity: 26% [?]

Lebaran Pertama di Balikpapan

daengrusle October 23rd, 2007

Ini ada beberapa hasil menjepret saat berlebaran di Balikpapan. Lokasi di pelataran Jl Inpres IV, Gn Samarinda Balikpapan.

rs094496.JPGmahdi-senyum.JPG
Mahdi dengan baju lebarannya. Senang ya?

rs114508.JPG
Matahari ikut ber-lebaran 

rs114509.JPG
Jalan Tuhan dipenuhi hambaNya

rs114510.JPG
Khusyu’ Menyimak

rs114516.JPG
Nengokin apa Mahdi?

rs114520.JPG
Akhirnya kelar juga. Maaf lahir bathin ya?

rs114521.JPG
Berenang di hamparan koran

rs114522.JPG
The most important thing: Makan-makan!

Popularity: 29% [?]

Buka Puasa Bersama, membuka Kenangan!

daengrusle October 9th, 2007

 buka-puasa-di-langgar.JPG
Foto: Berbuka Puasa di Langgar, Mahdi ikutan juga!

Ramadhan, selain didalamnya terkandung semangat untuk memperbanyak frekuensi riyadah/ibadah spiritual yang sifatnya individual karena limpahan janji pahala dna keagungan bulan suci itu, juga ada kandungan semangat untuk beribadah secara komunal demi menyemarakkan suasana Ramadhan dan mempererat silaturrahmi diantara sesama muslim khususnya dan sesama umat manusia umumnya.

Ibadah yang dibungkus oleh semangat berinteraksi dengan muslim lainnya terutama dapat kita jumpai dalam dua hal; buka puasa dan taraweh bersama. Semarak kebersamaan dalam beribadah ini tidak saja dilakukan di mesjid/mushalla di lingkungan sekitar, tapi juga dilakukan di lingkungan yang tak lazim, misalnya kantor. Beberapa kantor menggunakan kesempatan ini untuk lebih mencairkan komunikasi dan ketegangan saat berkejaran dengan rutinitas kantor.

Berbuka Puasa di Langgar
Sejak pertengahan ramadhan, karena beban kerja yang sudah mulai berkurang saya selalu menyempatkan diri untuk pulang lebih awal demi untuk mengikuti buka puasa bersama yang setiap hari diadakan di Langgar al-Mushawwir depan rumah saya. Dengan mengikuti acara buka puasa bersama ini, saya bisa lebih meningkatkan silaturahmi dengan warga/jamaah sekitar dan yang paling penting saya bisa merefresh kenangan saya ketika masih kanak-kanak di Pannampu, Makassar.

Buka puasa bersama setiap hari ini dihadiri oleh tak kurang dari 20 jamaah yang umumnya terdiri dari anak-anak dan remaja. Hanya sekitar 3-5 orang dewasa yang juga turut serta dalam kegiatan ini, yang biasanya adalah pengurus langgar yang bertugas untuk mempersiapkan makanan dan minuman yang nantinya akan dibagikan kepada jamaah. Makanan dan minuman untuk berbuka puasa, atau lebih populer dengan sebutan ta’jil, ini disediakan oleh jamaah sendiri secara bergilir sesuai dengan Jadwal Giliran Penyedia Buka Puasa yang sudah disebarkan oleh pengurus Langgar beberapa hari sebelum Ramadhan dimulai. Continue Reading »

Popularity: 32% [?]

Next »