10 Rekomendasi Perangkat Penghemat Energi Yang Dapat Anda Coba Di Rumah

Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat perkotaan untuk menopang kehidupannya. Mulai dari penerangan rumah, mesin cuci, hiburan hingga AC pasti membutuhkan yang namanya listrik. Di masa pandemi seperti sekarang, kebutuhan listrik juga meningkat, baik itu menggunakan token maupun membayar bulanan. Hal ini wajar, karena hampir semua acara berlangsung di rumah.

Kenaikan tagihan listrik tidak bisa dihindari. Beberapa telah mengalami ledakan sedemikian rupa sehingga arus kas berantakan karena mereka harus membayar tagihan energi yang tinggi. Apalagi saat listrik hampir habis, bunyi bip…bip…bip…dari meteran listrik sangat mengganggu. Tidak mengherankan, cara mematikan suara simbol daya adalah pengetahuan dasar yang penting.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, kini hadir perangkat penyimpan energi. Apa hemat energi ini? Lihat petunjuk di bawah ini.

Peralatan hemat energi yang bisa menjadi solusinya

Saat ini sudah banyak merek peralatan hemat energi yang bisa digunakan di rumah. Berikut adalah beberapa rekomendasi.

1. Naga hemat energi

Dragon Power adalah salah satu merek hemat energi paling populer di pasaran. Fungsi utamanya adalah untuk membantu mengatasi keterbatasan daya listrik. Caranya adalah dengan mengurangi daya reaktif sebanyak mungkin dan mengurangi daya total.

Pemasangannya juga relatif sederhana, yaitu dengan mencari jenis jaringan yang sesuai secara paralel di jaringan listrik rumah. Colokkan perangkat ini ke stopkontak built-in terdekat dan jangan colokkan ke stopkontak yang tidak aman. Dari segi fungsionalitas, Dragon Power dilengkapi dengan indikator meteran dan indikator LED untuk mengontrol aktif atau tidaknya.

Baca juga: Cara Mematikan Suara Simbol Listrik yang Mengganggu

2. Pelindung layar listrik rumah tangga asli

Alat ini diklaim mampu menghemat konsumsi listrik hingga 40%. Fungsi utamanya adalah untuk menyamakan watt yang digunakan oleh peralatan listrik di rumah dengan watt yang dibutuhkan. Oleh karena itu, alat ini dapat mencegah peralatan listrik dari kerusakan akibat listrik yang tidak stabil dan meningkatkan efisiensi dengan mengurangi konsumsi listrik yang tidak perlu.

3. Penghematan Energi Hannesc

Dengan sertifikat CE dan RoHS Eropa, Hannesc Power Saver mengklaim mampu mengurangi konsumsi energi hingga 45%. Dengan teknologi canggih Jerman, penghemat daya ini memiliki catu daya hingga 30 kW. Cara pemasangannya juga sangat sederhana dan umumnya memiliki cara pemasangan yang sama dengan perangkat berdaya rendah lainnya.

Baca Juga: Cara Cepat dan Mudah Cek Tagihan Listrik dan Kode Listrik

4. starter lunak I-SORJ

Beberapa peralatan listrik di rumah biasanya mengkonsumsi banyak listrik saat pertama kali digunakan, seperti arus bolak-balik. I-SORJ hadir sebagai solusi untuk mengurangi konsumsi energi pada tahap awal ini. Dengan sistem delay timer, alat ini dapat menahan lonjakan daya awal saat sebuah alat listrik dihidupkan. Selain itu, I-SORJ juga dapat mengurangi risiko padamnya MBC di rumah dengan catu daya rendah.

Alat ini memiliki kapasitas beban maksimal 440 watt. I-SORJ bersertifikat SNI dalam hal faktor keamanan dan terbuat dari plastik ABS yang tidak mudah terbakar dan memiliki sistem pemasangan kabel berkualitas tinggi yang sesuai dengan standar ISO.

5. Zenko 40A

Didukung oleh teknologi Jepang, Zenco 40A dikatakan mampu menghemat konsumsi daya antara 10 hingga 40 persen. Bentuknya sangat kompak dan terbuat dari bahan berkualitas tinggi, sehingga aman digunakan di rumah. Pemasangannya juga sangat mudah, cukup sambungkan perangkat ini ke ruangan tempat sebagian besar perangkat elektronik digunakan, seperti ruang tamu, kantor, atau kamar tidur.

6. Masuk Indonesia

Selain merek dan teknologi luar negeri, ada juga produsen dalam negeri perangkat hemat energi ini di Indonesia. Alat produksi PT Global Solutions Science mengklaim dapat menghemat konsumsi listrik hingga 40% setiap bulannya. Prinsip operasinya hampir sama dengan perangkat sejenis lainnya, yaitu karena stabilitas arus dan tegangan.

Baca juga: Nomor Call Center 24 Jam PLN 123 (bebas pulsa).

7. Raja Saver

Bagi yang menginginkan perangkat hemat energi yang bisa digunakan di kantor atau produksi kecil, Kingsaver ini bisa menjadi pilihan. Kingsaver dapat mengurangi arus listrik dengan menghilangkan atau menyerap arus induksi yang dihasilkan. Dengan cara ini, konsumsi listrik dapat dikurangi hingga 40%.

Alat ini juga dapat meningkatkan kinerja peralatan listrik dengan meningkatkan umurnya terhadap ancaman arus listrik yang tidak stabil. Penggunaan perangkat ini juga tidak memutus Miniature Circuit Breaker (MCB).

8. Kekuatan Bintang

Merek terkemuka lainnya adalah Power Star. Perangkat ini dapat meningkatkan daya selama stabilisasi listrik. Dengan cara ini, risiko korsleting dapat dikurangi. Dimensi produk Power Star juga cukup ringkas, sehingga tidak memakan banyak tempat dan membutuhkan perawatan yang minim.

9. Lumina

Dari merek asing, Lumina, perusahaan transfer teknologi dari Jerman, menjadi salah satu perangkat penghemat energi yang paling populer. Karakteristiknya hampir identik dengan I-SORJ, yang mengurangi konsumsi energi pada traksi awal. Oleh karena itu, perangkat yang menggunakan listrik pun dapat mempertahankan daya tahannya.

Selain itu, Lumina Power Saver dapat digunakan untuk menstabilkan tegangan listrik dalam penggunaan sehari-hari. Lumina juga berani menawarkan garansi 5 tahun untuk perangkat ini.

10. Hemat energi

Merek ini adalah pemain baru di pasar peralatan kelas bawah. Meskipun E-Energy Saver masih baru, ia menawarkan teknologi daya dinamis otomatis canggih yang belum pernah digunakan sebelumnya di perangkat serupa lainnya.

Perangkat ini bekerja dengan menyesuaikan daya secara lebih dinamis, mengurangi jejak karbon, dan meningkatkan efisiensi energi peralatan listrik. E-Energy Saver tidak memiliki efek samping pada peralatan listrik di rumah, tetapi dapat memperpanjang umurnya.

Berbagai perangkat hemat energi yang dijelaskan di atas terutama dirancang untuk menstabilkan konsumsi energi untuk membuat beban listrik lebih efisien. Selain itu, pengoperasian peralatan listrik rumah tangga menjadi lebih stabil, karena tidak ada kelebihan listrik yang tidak perlu. Tertarik untuk memasangnya di rumah Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published.