Google Chrome Di Android Mendukung Gerakan Navigasi

Jika Anda tidak menggunakan gadget Apple, apakah Anda sudah mencoba setidaknya beberapa fitur kontrolnya? Salah satu fitur yang disukai banyak orang saat menggunakan Safari di perangkat iOS adalah gerakan navigasi yang intuitif.

Untuk mengakomodasi kontrol navigasi yang kuat, Anda cukup menggesek ke kiri atau ke kanan untuk kembali ke tampilan layar. Karena fleksibilitas ini, Google Chrome untuk Android mendukung navigasi gerakan.

1. Fungsi “Navigasi” untuk mengubah halaman situs.

Mengutip artikel dari 9to5Google, telah dilaporkan indikasi bahwa navigasi gerak telah dimulai untuk aplikasi Google Chrome di Android. Saat Anda “menggulir terlalu banyak” ke kiri atau ke kanan pada halaman aplikasi Google Chrome, fitur pengguliran ini ditandai sebagai paging.

Jika Anda tidak menutup tab, Anda dapat kembali ke riwayat situs yang Anda kunjungi sebelumnya atau menelusuri halaman situs seperti membuka buku.

Baca Juga: Cara Menggunakan Fitur Advanced Autocomplete di Android Oreo

2. Memastikan stabilitas navigasi Chrome OS

Selain menggesek untuk membalik halaman, Anda juga akan menemukan fitur baru di Google Chrome yang dapat digunakan sebagai kontrol navigasi yang lebih fungsional. Bagi yang membuka Twitter dari halaman di situs tersebut, Anda bisa menggunakan fitur refresh dengan menggesek ke atas dari bagian bawah halaman.

Fitur yang sama akan segera diterapkan di Google Chrome Android. Berbeda dengan fitur sebelumnya, Anda dapat menyeret halaman secara horizontal sehingga Anda dapat “menyegarkan” halaman web tanpa menekan tombol.

Berdasarkan umpan balik pengembang, sepertinya Google berencana menghadirkan fungsionalitas yang stabil dengan navigasi yang sama ke Chrome OS.

3. Tes di halaman program Canary

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar dapat memberikan performa fitur gesture yang baik. Navigasi gerakan pasti membutuhkan pengujian yang solid karena sudah ada situs yang dioptimalkan untuk seluler yang mendukung gesekan kiri atau kanan untuk fitur lainnya.

Jika kedua fungsi ini bertentangan, mungkin ada masalah dengan kinerja Google Chrome. Fitur sentuh lainnya yang ada pada Google Chrome Android salah satunya adalah swipe pada address bar untuk menemukan shortcut untuk mengubah fungsi tab. Interoperabilitas semacam ini diharapkan berhasil dan dikembangkan sebagai kontrol praktis untuk Google Chrome di Android.

Baca Juga: 5 Aplikasi Android yang Harus Anda Instal Sekarang

4. Kelola tab di browser komputer

Bagi Anda yang sering membuka banyak tab di laptop atau PC, mungkin Anda bisa mencoba mengurutkan situs-situs yang sedang Anda buka. Ini biasanya memudahkan untuk berpindah dari satu tab ke tab lainnya dengan pengelompokan yang lebih praktis.

Mulai dari mengirim email, mencari informasi pencarian, hingga membuka tautan ke video YouTube, Anda bisa mengumpulkannya dengan mudah. Jadi, jika tab browser dapat dikelompokkan menurut jenisnya, Chrome membuatnya lebih mudah diakses.

Baca Juga: 7 Cara Mengoptimalkan Android Oreo Tanpa Menginstal Aplikasi

5. Fungsi “Group tab ” tersedia di komputer

Apakah fitur grup tab secara resmi diterapkan di Google Chrome? Fitur baru ini pertama kali ditemukan dalam laporan bug yang diposting di halaman Chromium.org. Deskripsi laporan tertaut memungkinkan pengguna mengatur tab secara visual ke dalam grup yang berbeda.

Fitur pengelompokan ini dapat diatur secara individual oleh pengguna, seperti membedakan grup tab berdasarkan kategori postingan dan grup terkait. Rupanya, fitur Tab Grup di Google Chrome masih dalam tahap awal pengembangan agar kompatibel sepenuhnya dengan browser.

Bagi Anda yang menggunakan shortcut untuk mengontrol fitur halaman browser, apakah fitur navigasi ini yang Anda tunggu-tunggu?