Memperkenalkan YouTube Shorts, Program Video Pendek TikTok Challenger Dari Google!

Bagi dunia teknologi, bukan hal baru lagi untuk mengulang produk yang dianggap sukses. Kali ini giliran Google yang mengulang kesuksesan TikTok.

Ya, aplikasi video pendek TikTok yang sedang hits di seluruh dunia termasuk Indonesia tentu menjadi godaan bagi raksasa teknologi Google. Untuk alasan ini, YouTube telah meluncurkan aplikasi terbarunya yang disebut Shorts.

Jadi seperti apa celana pendek itu dan apa fungsinya? Yuk simak artikel selanjutnya

Diposting di India

YouTube adalah teman hampir semua orang sekarang. Meskipun Shorts tidak dapat disangkal terinspirasi oleh TikTok, YouTube mengatakan dalam rilis di situsnya bahwa YouTube terjun ke video pendek dimulai ketika video pertama yang dibuat pengguna, Me at the Zoo, dirilis pada tahun 2005.

Buku pendek akan terus dirilis dalam bentuk beta di India untuk saat ini. Untuk Indonesia dan belahan dunia lainnya, Anda harus menunggu lebih lama untuk menambahkan dan mencoba fitur untuk pengguna pertama mereka.

Mengapa India? India telah melarang TikTok dan sekitar 50 aplikasi lain dari China sejak 30 Juni. Jadi inilah kesempatan YouTube untuk mengisi kekosongan. Tapi ada kemungkinan Indonesia juga akan menerimanya.

Baca Juga: 7 Fitur Baru Android 11 Yang Harus Anda Ketahui

Fitur Singkat Youtube

Jadi apa perbedaan antara film pendek dan YouTube biasa? Fitur pertama yang bisa Anda nikmati di YouTube Shorts adalah merekam video pendek berdurasi 15 detik atau kurang.

Selain itu, ada fungsi kamera multi-bagian yang memungkinkan Anda menyusun timeline dari beberapa video. Fitur kedua adalah perekaman musik, di mana Anda dapat merekam video dan lagu dari perpustakaan musik Anda, yang kemungkinan akan lebih besar mengingat ukuran jaringan Google.

Yang ketiga adalah kontrol kecepatan, dan yang keempat adalah timer dan penghitung waktu mundur, yang memungkinkan perekaman hands-free.

Jika Anda baru-baru ini menonton YouTube, Anda akan melihat garis khusus di layar beranda dengan video pendek yang mirip dengan cerita Instagram, dan Anda dapat menggeser ke kiri untuk melihat video berikutnya.

Sekarang, dengan fitur Shorts, YouTube kini menawarkan pengalaman video pendek scrolling vertikal yang sekali lagi mensimulasikan UX TikTok.

Baca juga: 8 Podcast Indonesia Terbaik, Lucu dan Informatif!

Celana Pendek vs. TikTok vs. Drum

Seperti disebutkan sebelumnya, teknologi yang sukses hanya masalah waktu sebelum dapat direplikasi dan diganti jika ada celah.

TikTok, produsen China, telah menciptakan banyak pendukung dan pencela di dunia, bahkan di ranah politik. Karena kesuksesan mereka, banyak yang menduga perangkat lunak tersebut telah diretas oleh kepentingan pengumpulan data pengguna nasional, sebuah klaim yang belum ada bukti nyata.

Baca juga: Bagaimana Cara Daftar dan Berapa Biaya Daftar Disney + Hotstar Indonesia?

Oleh karena itu, tidak heran jika TikTok dilarang di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan tentunya India. TikTok telah dilarang di India sejak 29 Juni. Jadi Instagram mencoba mengisi kekosongan aplikasi video pendek dengan versi Reels.

Sekarang TikTok semakin agresif karena dilarang di AS, Reels juga berencana untuk berekspansi ke negara lain. YouTube tentu melihat peluang ini. Jika TikTok dilarang di AS, mereka dapat langsung bergabung. Ya, dengan celana pendek ini

Nah, itulah beberapa informasi yang BukaReview ketahui tentang celana pendek. Faktanya, karena ini masih versi beta, aplikasi ini masih dalam pengembangan dalam hal fitur dan ketersediaan di negara-negara di seluruh dunia. Kira-kira kamu akan tertarik untuk mencoba celana pendek tersebut jika datang ke Indonesia setelah merasa nyaman dengan TikTok dan mipan zu zu zu?

Leave a Reply

Your email address will not be published.